3.300 Mahasiswa Unpad KKNM di Indramayu-Sumedang, Sekda Jabar dan Lucky Hakim Perkuat Strategi Anti-Miskin

Unpad-KKNM-Sumedang-Indramayu
Unpad Terjunkan 3.300 Mahasiswa ke Indramayu-Sumedang, Sekda Jabar dan Lucky Hakim Perkuat Strategi Anti-Miskin. Foto: Humas Pemkab Indramayu

CIREBONINSIDER.COM – Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi melepas 3.382 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) di halaman Gedung Rektorat, Jatinangor, Jumat (9/1/2026).

Mengusung misi strategis, ribuan mahasiswa ini diterjunkan untuk mengintervensi angka kemiskinan di 203 desa melalui kolaborasi erat dengan Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Indramayu.

​Fokus pada Literasi dan “Life Skill”

​Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan bahwa durasi KKNM yang berlangsung satu bulan (10 Januari – 11 Februari 2026) harus dioptimalkan untuk memberikan dampak instan namun berkelanjutan.

Ia menggarisbawahi pentingnya penguatan literasi keluarga sebagai fondasi ketahanan ekonomi.

Baca Juga:Emas Cair dari Dapur: Cara Warga Indramayu Ubah Jelantah Jadi Saldo TabunganPahlawan Kemanusiaan! Sugianto, PMI Asal Indramayu Raih Medali Kehormatan dari Presiden Korea Selatan

​“Strategi menurunkan kemiskinan itu sederhana namun butuh eksekusi tepat: naikkan pendapatan masyarakat dan pangkas beban pengeluarannya. Mahasiswa harus menjadi jembatan agar warga mampu mengakses peluang ekonomi baru,” ujar Herman.

​Komitmen Total Indramayu: “Camat & Kades Wajib Kooperatif”

​Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut optimis kehadiran mahasiswa Unpad. Mengingat Indramayu menjadi fokus utama dengan cakupan 157 desa, Lucky menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tidak menutup-nutupi kondisi lapangan.

​”Kami tidak bisa bekerja dalam isolasi. Jika ingin menurunkan angka kemiskinan di Jawa Barat, kunci utamanya ada di keberhasilan kita di Indramayu,” ungkap Lucky.

“Saya perintahkan seluruh camat dan kepala desa untuk terbuka, berikan data seakurat mungkin agar program mahasiswa ini presisi,” tegasnya menambahkan.

​Laboratorium Sosial Terbesar di Awal 2026

​Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyatakan bahwa KKNM Semester Ganjil TA 2025/2026 ini bukan sekadar pemenuhan SKS, melainkan bentuk pengabdian berbasis data.

Sebanyak 203 dosen pembimbing lapangan turut dikerahkan untuk memastikan program berjalan sesuai koridor akademis dan kebutuhan warga.

​Adapun persebaran wilayah KKNM periode ini meliputi:- ​Kabupaten Indramayu: 157 desa di 30 kecamatan.- ​Kabupaten Sumedang: 46 desa di 16 kecamatan.

Baca Juga:KKN Mahasiswa PJJ PAI UIN SSC Beri Warna Baru, Latih Siswa SDN Pekalangan Pemanfaatan CanvaPecah Rekor! Petani Kedokan Bunder Indramayu Panen Padi 12,11 Ton Per Hektar, Ini Rahasianya

​”Ini adalah laboratorium hidup. Unpad ingin ilmu yang dipelajari di kelas teruji langsung lewat solusi nyata atas permasalahan di masyarakat,” tutur Prof. Arief.(*)

0 Komentar