Resmi! Indonesia Akuisisi Hotel di Makkah, Diplomasi Prabowo Berhasil Pangkas Jarak dan Biaya Haji

Kampung-Haji
Melalui diplomasi langsung Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berhasil memenangi lelang akuisisi hotel dan lahan di Makkah, Arab Saudi, yang akan dikembangkan menjadi "Kampung Haji Indonesia." Foto: Ilustrasi/Pixabay.com

– ​Unit Utama: Novotel Thakher Makkah yang terdiri dari 3 menara dengan total 1.461 kamar.

– ​Kapasitas Awal: Mampu menampung 4.383 jemaah secara langsung.

– ​Rencana Ekspansi: Pembangunan 13 menara tambahan hingga mencapai total 6.025 kamar.

– ​Fasilitas Terintegrasi: Akan dilengkapi dengan klinik kesehatan standar Indonesia, food court masakan Nusantara, serta pusat perbelanjaan.

​Investasi Triliunan untuk Jangka Panjang

Nilai akuisisi hotel dan lahan seluas 5 hektare ini mencapai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7,8 triliun.

Baca Juga:KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kuota Haji, Kerugian Capai Rp1 TNasib Dana Haji Khusus 8.000 USD Terkatung-katung, Kemenag Bongkar Biang Keladi 'Bottleneck'

Pemerintah juga telah menyiapkan investasi lanjutan sebesar 700-800 juta dolar AS untuk pengembangan fasilitas pendukung yang terintegrasi sepenuhnya.

​Menteri Agama Bidang Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menambahkan bahwa meski pembangunan masif baru dimulai kuartal IV 2026, sebagian aset sudah bisa digunakan secara bertahap tahun ini.

​”Tahun ini sudah bisa kita gunakan secara terbatas untuk menampung sekitar 24.000 sampai 25.000 jemaah. Namun, proyek Kampung Haji terintegrasi ini diproyeksikan mulai beroperasi penuh pada musim hajiQ 2027,” pungkasnya. (*)

0 Komentar