CIREBONINSIDER.COM – Hamparan sawah Karawang menjadi saksi bisu kembalinya kedaulatan pangan bangsa. Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mendeklarasikan keberhasilan Indonesia mencapai Swasembada Beras pada tahun 2025.
Prosesi pemukulan alu ke lesung oleh Presiden menjadi simbol kuat bahwa urusan “perut rakyat” kini sepenuhnya berada di tangan bangsa sendiri, Rabu (7/1/2026).
Pencapaian ini didukung data fundamental yang solid. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2025 memproyeksikan produksi beras nasional menembus 34,71 juta ton, jauh melampaui angka konsumsi domestik yang stabil di kisaran 30-31 juta ton.
Baca Juga:Strategi Mentan Amran Sulaiman Ubah Wajah Pertanian Indonesia: Dari Proyek ke Skala Bisnis GlobalMentan Amran Instruksikan Satgas Pangan Sikat Penimbun dan Pelanggar HET Nataru!
Apresiasi untuk “Menteri yang Kurang Tidur”
Di hadapan 5.000 petani, suasana haru menyelimuti penganugerahan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi luar biasa Amran dalam mengakselerasi swasembada dalam waktu singkat melalui kebijakan yang taktis.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memberikan testimoni personal yang mendalam mengenai etos kerja sang menteri.
”Beliau ini menteri yang hanya tidur 3 sampai 4 jam sehari. Saya prihatin sekaligus bangga melihat militansi seperti ini. Semakin tinggi pohon, semakin kencang anginnya, namun hanya mereka yang bermental kuat yang mampu bertahan hingga ke puncak,” tegas Presiden.
Presiden menekankan bahwa swasembada bukan sekadar angka statistik, melainkan instrumen kemerdekaan hakiki.
Belajar dari rapuhnya rantai pasok global saat pandemi, Indonesia ditegaskan tidak boleh lagi menggantungkan nasib pangannya pada negara lain.
Sinergi Kabinet Merah Putih: Kerja Kolektif, Bukan Ego Sektoral
Meski menerima penghargaan tertinggi, Mentan Amran Sulaiman justru mendedikasikan Bintang Jasa tersebut kepada para penyuluh dan petani di seluruh pelosok negeri. Ia menegaskan bahwa capaian 2025 adalah buah dari orkestrasi yang solid di bawah Kabinet Merah Putih.
Baca Juga:Wamentan Sudaryono Klaim Swasembada Beras-Jagung Tercapai, Prabowo-Amran Siapkan Target Pangan 5 TahunDPR Puji 'Excellent Leadership' Mentan Amran: Swasembada Beras dan NTP Melonjak Signifikan
”Ini adalah kemenangan kolektif. Gagasan besar Bapak Presiden dieksekusi melalui sinergi lintas kementerian,” ujar Amran.
Keberhasilan ini ditopang oleh beberapa pilar strategis:
– Kemenhan: Intensifikasi lahan dan optimalisasi food estate.
– Kemenko Pangan dan Mendagri: Percepatan distribusi pupuk subsidi dan perbaikan infrastruktur irigasi.
– Polri & Kejaksaan Agung: Tindakan represif terhadap mafia pangan serta pencabutan izin usaha yang bermasalah.
