”Pencapaian Sugianto bukan hanya tentang medali, tapi tentang martabat. Ia membuktikan pemuda Indramayu memiliki ketangguhan mental dan kepedulian tanpa batas,” ungkap salah satu pengamat PMI.
Kini, nama Sugianto menjadi simbol baru persahabatan Indonesia-Korea Selatan. Ia membuktikan bahwa keberanian tidak mengenal kewarganegaraan, dan pahlawan bisa datang dari siapa saja—termasuk seorang awak kapal dari pelosok Indramayu.(*)
