Dobrak Stigma Eksklusi, Pemkab Cirebon Libatkan Difabel dan Lansia Rancang Masa Depan 2027

Kelompok-Rentan
Pemkab Cirebon kini menempatkan kelompok rentan—mulai penyandang difabel, lansia, perempuan, hingga anak-anak—sebagai pemegang kendali Musrenbang Tematik 2026.

​4 Pilar Utama Pembangunan Inklusif Cirebon 2027:

1. ​Pemberdayaan Perempuan: Akselerasi ekonomi kreatif berbasis komunitas dan penguatan sistem proteksi kekerasan.

2. ​Perlindungan Anak: Menjamin hak pendidikan berkualitas serta penyediaan ruang publik ramah anak yang aman.

3. ​Kesejahteraan Lansia: Transformasi layanan kesehatan preventif dan penciptaan ekosistem sosial yang produktif bagi lanjut usia.

Baca Juga:Ini 4 Usulan Prioritas Pemkot Cirebon dalam Musrenbang Provinsi Jabar 2025Tanggul Developer Jebol dan Alur Sungai Menyempit, Wabup Cirebon 'Warning' Pengembang di Mundu

4. ​Aksesibilitas Difabel: Penjaminan infrastruktur publik inklusif serta kesetaraan akses peluang kerja di sektor formal maupun informal.

​Menakar Realisasi di Tahun Mendatang

​Terobosan Pemkab Cirebon ini diprediksi akan menjadi benchmark atau rujukan bagi kabupaten/kota lain di Jawa Barat. Namun, tantangan sesungguhnya terletak pada eksekusi anggaran.

​Kini, bola panas ada di tangan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa aspirasi yang telah terjaring tidak menguap saat memasuki tahap penganggaran. Sehingga “Masa Depan 2027” benar-benar menjadi milik semua warga Cirebon tanpa kecuali.(*)

0 Komentar