Aktivitas perkebunan sawit di sana diperintahkan untuk dihentikan sementara hingga proses pendataan selesai.
Meski kebijakan ini terkesan keras, Durahman menjanjikan adanya pendampingan bagi para petani agar transisi menuju komoditas lain tidak mematikan ekonomi warga.
”Dalam waktu dekat kami turun ke lapangan untuk pendampingan. Kami arahkan agar tanaman sawit tersebut segera diganti dengan tanaman yang lebih ramah lingkungan namun tetap bernilai ekonomi tinggi,” pungkasnya.
Baca Juga:Atasi Banjir Tahunan Kalijaga, Pemkot Cirebon dan BBWS Permanenkan Normalisasi Sungai CikenisBanjir Kepung 8 Kecamatan di Cirebon, Wabup Jigus Ungkap Temuan Mengejutkan di Sungai
Kini, Pemerintah Kabupaten Cirebon ditantang untuk mampu meredam potensi gejolak sosial di tingkat petani, sembari memastikan instruksi “Jabar Hijau” dari Gedung Sate tetap tegak lurus. (*)
