CIREBONINSIDER.COM – Tren kenaikan harga pangan yang biasanya membayangi akhir tahun justru tidak terlihat di Kota Cirebon. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan tetap terjaga pasca-Natal 2025 dan menyongsong Tahun Baru 2026.
Saat meninjau Pasar Induk Jagasatru pada Jumat (26/12/2025), Menko Zulhas mengungkapkan fenomena menarik. Pasokan pangan tidak hanya cukup, melainkan melimpah di hampir seluruh komoditas utama.
Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan nasional di awal tahun mendatang.
Baca Juga:Menko Zulhas Ungkap Tantangan MBG Penuhi 82,9 Juta Porsi Protein, Wanti-wanti Harga Pangan Naik!Peluncuran Kopdes Merah Putih Diundur ke 21 Juli, Zulhas Jelaskan Begini
Indonesia Surplus Beras, Stok Aman Hingga Lebaran
Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan ketahanan stok beras nasional. Zulhas menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam posisi aman dengan cadangan yang sangat mencukupi untuk kebutuhan jangka panjang.
”Beras melimpah, banyak sekali. Kita ada surplus sekitar 4,7 juta ton. Saya prediksi sampai Lebaran nanti pasokan tetap cukup dan harga bisa terus kita kendalikan,” tegas Zulhas di hadapan awak media.
Selain beras, komoditas protein seperti ayam ras justru mengalami penurunan harga sekitar Rp1.000 per kilogram.
Sementara itu, sektor perikanan juga mencatatkan laporan pasokan yang berlebih, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan pangan terjangkau.
Rapor Hijau: Rincian Penurunan Harga Cabai
Senada dengan temuan Menko Pangan, Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, merinci penurunan harga pada sektor hortikultura yang sebelumnya sempat fluktuatif.
Berdasarkan data terbaru di lapangan, harga berbagai jenis cabai mengalami penurunan rata-rata sebesar Rp5.000 per kilogram.
Beberapa komoditas yang mengalami penurunan signifikan antara lain:
– Cabai Merah Besar: Kini dibanderol Rp20.000 per kg, turun dari harga sebelumnya Rp25.000.
Baca Juga:Ironi Lumbung Pangan: Lucky Hakim Sentil Rendahnya Pendidikan, Gandeng ICMI "Ubah Nasib" Petani IndramayuBukan Kaleng-kaleng! 300 Ribu Petani Milenial Serbu Sektor Pangan, Siap Guncang Ekonomi Desa
– Cabai Rawit Super: Melandai ke angka Rp65.000 per kg setelah sebelumnya menyentuh Rp70.000.
– Cabai Keriting: Turun menjadi Rp30.000 per kg dari harga awal Rp35.000.
Iing menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh mulai masuknya masa panen raya di daerah produsen serta pola belanja masyarakat yang kian dewasa.
“Masyarakat kini lebih bijak, tidak ada lagi panic buying. Belanja sesuai kebutuhan, sehingga permintaan tetap stabil,” ungkapnya.
