Jabar 'All Out' di Indramayu: Ribuan Mahasiswa Unpad Diterjunkan Jadi Agen Perubahan Ekonomi dan Pendidikan

Sekda Jawa Barat
Sekda Jawa Barat Herman Suryatman. Foto: Istimewa.

Ia secara khusus menginstruksikan para Camat dan Kuwu (Kepala Desa) untuk proaktif menjadi tuan rumah yang baik.

Lucky menekankan agar aparat desa memfasilitasi mahasiswa untuk terjun langsung membedah persoalan di lapangan.

“Ilmu akan lebih mudah diterima warga jika disampaikan melalui praktik langsung. Saya minta para Kuwu manfaatkan momentum ini seoptimal mungkin,” tegasnya.

Indikator Keberhasilan: Peran Camat dan Kuwu

Baca Juga:Jalan Usaha Tani dan Irigasi Rusak Parah, Petani Indramayu-Cirebon Ngadu ke DPRD JabarEvaluasi TKKSD Indramayu Soroti 3 Poin Krusial: Koordinasi Lemah dan PKS Mandek, Efisiensi KSD Terancam

Senada dengan Bupati, Sekda Herman Suryatman menyebut keberhasilan program ini ada di tangan para pemimpin lokal (Camat dan Kuwu).

Menurutnya, gotong-royong antara mahasiswa dan tokoh masyarakat adalah kunci agar program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan solusi konkret.

“Hasil dari KKN ini akan menjadi dasar bagi Pemprov dan Pemkab untuk menyusun program pembangunan lanjutan. Jadi, apa yang ditemukan mahasiswa di desa akan ditindaklanjuti secara sistematis,” pungkas Herman.

Pelepasan ribuan mahasiswa ini dijadwalkan akan dilakukan secara resmi pada 9 Januari 2026 di GOR Unpad Jatinangor, menandai dimulainya babak baru kolaborasi pembangunan berbasis data dan akademik di Bumi Wiralodra. (*)

0 Komentar