CIREBONINSIDER.COM – Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Cirebon terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (23/12/2025).
Meski dilaporkan mulai surut, Pemerintah Kabupaten Cirebon kini bergerak cepat melakukan investigasi mendalam terkait penyebab utama meluapnya air yang melanda permukiman warga.
Bupati Cirebon, Imron, yang meninjau langsung lokasi terdampak di Kecamatan Sumber pada Rabu (24/12/2025), menegaskan bahwa penanganan darurat telah dilakukan secara cepat dan situasi saat ini sudah terkendali.
Baca Juga:Cirebon Darurat Banjir: 24 Desa Terendam, Jalur Utama Lumpuh, hingga Gudang Surya Toserba JebolBPBD Ungkap Biang Kerok Banjir Cirebon: Luapan 3 Sungai Kunci Rendam 3.864 Rumah di 10 Kecamatan
”Kami langsung bergerak setelah menerima laporan. Hasil koordinasi dengan BPBD, sejumlah infrastruktur pengamanan seperti benteng penahan air akan segera diperbaiki,” ujar Imron.
Ia menjelaskan bahwa banjir ini merupakan “kiriman” dari wilayah hulu. Hal ini dibuktikan dengan air yang cepat surut begitu intensitas hujan di daerah atas mereda. Namun, Pemkab tidak ingin hanya berhenti pada penanganan darurat saja.
Temuan Vital: Penyempitan dan Sedimentasi
Berbeda dengan peninjauan siang hari, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman—yang akrab disapa Jigus—memilih melakukan monitoring langsung ke titik-titik sungai pada malam hari untuk mencari akar masalah.
Dalam penelusuran tersebut, Jigus menemukan fakta mengejutkan di lapangan. Terdapat penyempitan badan sungai yang signifikan akibat sedimentasi (pendangkalan) serta perubahan alur sungai secara alami maupun akibat aktivitas manusia.
“Malam ini saya turun langsung mencari sumber penyebabnya. Di Kecamatan Sumber, kami temukan penyempitan badan sungai. Ini kejadian pertama di wilayah ini, sehingga antisipasi ke depan harus lebih ketat,” tegas Jigus.
Ia pun langsung mengambil langkah strategis dengan menghubungi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera melakukan normalisasi di empat titik kritis yang menjadi pemicu utama limpasan air di wilayah tersebut.
Sebaran Wilayah Terdampak dan Kondisi Terkini
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, merinci bahwa total ada 17 desa dan kelurahan yang terdampak di delapan kecamatan. Saat ini, kondisi di lapangan dilaporkan telah surut secara keseluruhan.
Baca Juga:MELUAS! Banjir Cirebon Kepung 22 Desa, BPBD Sebut 6.530 Warga Terdampak dan Infrastruktur Kritis TerancamBanjir Cirebon Capai 50 Cm, Polres Ciko Turun Tangan; Bongkar Dugaan Sumbatan Saluran Jadi Biang Kerok
Kecamatan yang terdampak meliputi Sumber, Talun, Plumbon, Weru, Tengahtani, Kedawung, Gunungjati, dan Mundu. Di Kecamatan Sumber, pihak berwenang memfokuskan pada normalisasi empat titik kritis.
