5 Poin Utama “Risalah Babakan Ciwaringin”
Sebagai output strategis, forum menyepakati Risalah Babakan Ciwaringin Cirebon yang berisi rekomendasi berikut:
– Supremasi Syuriyah: Memperkokoh posisi Rais Aam sebagai representasi pimpinan tertinggi yang wajib ditaati oleh seluruh tingkatan pengurus.
– Dukungan Pemakzulan: Mendukung langkah Syuriyah untuk melakukan pemakzulan terhadap Ketua Umum PBNU atas dasar pelanggaran ideologis dan organisasi.
Baca Juga:Najhah Barnamij Nakhodai Fatayat NU Kabupaten Cirebon untuk Rejuvenasi Kepemimpinan PerempuanRedam Gejolak, PBNU Pertimbangkan Seruan Said Aqil dan Yenny Wahid Soal Tambang
– Pembersihan Koruptor: Menuntut pemberhentian seketika bagi pengurus yang terjerat kasus tindak pidana tanpa pengecualian.
– Sterilisasi Pengurus: Melarang keterlibatan warga asing atau individu yang memiliki ideologi selain Aswaja Nahdliyah dalam struktur kepengurusan.
– Tabayun Mustasyar: Mendorong Syuriyah untuk segera memberikan penjelasan (tabayun) kepada jajaran Mustasyar mengenai kondisi darurat organisasi saat ini.
Diskusi ini dihadiri oleh sekitar 50 kiai muda dan aktivis Bahtsul Masail dari berbagai daerah di Jawa Barat. Forum ini menegaskan bahwa langkah kritis ini diambil bukan demi polarisasi politik, melainkan sebagai upaya menyelamatkan masa depan NU agar kembali pada tujuan utama pendiriannya (khittah).(*)
