Transformasi Kewilayahan: Tiap Kecamatan Punya Peran
Strategi pengembangan ini dipastikan tidak akan terpusat di tengah kota saja. Agus menjelaskan bahwa setiap kecamatan akan memiliki spesialisasi yang berbeda:
– Kecamatan Kejaksan: Penataan kawasan perdagangan dan revitalisasi Kali Sukalila.
– Kecamatan Lemahwungkuk: Pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
– Kecamatan Kesambi: Transformasi sebagai pusat layanan publik modern.
– Kecamatan Harjamukti: Pemberdayaan UMKM berbasis urban farming.
– Kecamatan Pekalipan: Sentra kuliner berbasis ruang publik berkualitas.
Menuju Metropolitan Rebana
Agus Sukmanjaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan Calendar of Event tahunan, termasuk festival budaya skala nasional.
Dengan integrasi ke dalam kawasan Metropolitan Rebana, Kota Cirebon optimis mampu bertransformasi menjadi pusat jasa dan perdagangan yang tetap bangga dengan identitas heritagenya.
Baca Juga:Cirebon 2027: Strategi Wali Kota Effendi Edo Pacu Ekonomi 7,41% di Tengah Efisiensi NasionalPecah Rekor! Petani Kedokan Bunder Indramayu Panen Padi 12,11 Ton Per Hektar, Ini Rahasianya
“Inilah wujud aksi nyata kita dalam menjaga warisan leluhur sekaligus mengemasnya secara profesional untuk menarik wisatawan dunia,” pungkas Agus. (*)
