Redam Gejolak, PBNU Pertimbangkan Seruan Said Aqil dan Yenny Wahid Soal Tambang

PBNU
Konflik PBNU meruncing setelah kubu Ketum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf menolak hasil Rapat Pleno Syuriyah yang menetapkan Pj Ketum PBNU, KH Zulfa Mustofa. Foto: Istimewa

​Misi Islah sebagai Prioritas Utama

​Najib menekankan bahwa saat ini PBNU memprioritaskan agenda islah atau perdamaian internal. Pengembalian izin tambang kini masuk meja diskusi sebagai salah satu poin kesepakatan untuk menyatukan kembali suara di tubuh organisasi Islam terbesar di dunia tersebut.

​”Solusinya lalu apa? Nah, itu (pengembalian konsesi) salah satu mungkin sub dari kesepakatan kalau memang dianggap perlu,” pungkas Najib.

​Langkah ini menandai titik balik penting bagi PBNU dalam mengelola konflik internal, di mana soliditas organisasi mulai diletakkan di atas kepentingan ekonomi korporasi tambang.(*)

0 Komentar