Tiga program inovatif yang disiapkan untuk realisasi dana ZIS yang lebih besar meliputi:
1. Pembangunan 150 Unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu): Target konkret untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin.
2. Lembaga Keuangan Tanpa Bunga: Skema pembiayaan mikro khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendorong kemandirian ekonomi.
Baca Juga:Bupati Kuningan Ngamen ke Pusat, Dapat Bantuan untuk Masyarakat dari Baznas PusatWali Kota Cirebon Terima Penghargaan Baznas Awards 2025
3. Fasilitas Kesehatan Gratis Tanpa Kasir: Penyediaan akses layanan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat kurang mampu, menghilangkan hambatan biaya administrasi.
”Penguatan peran Baznas dapat memperluas cakupan layanan sosial, serta meningkatkan kesejahteraan warga Kuningan secara berkelanjutan,” tutup Bupati Dian.
Aksi Cepat Tanggap: Solidaritas ASN Kuningan untuk Korban Bencana
Dalam momentum penyaluran ini, Bupati Dian juga mengumumkan langkah cepat penanganan bencana.
Seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah menyepakati alokasi 25 persen dana UPZ bulan ini untuk bantuan penanganan bencana di Sumatera serta warga Kuningan yang terdampak bencana.
Aksi solidaritas ini merupakan tindak lanjut dari respons awal Baznas Kuningan yang sebelumnya telah menghimpun dana darurat lebih dari Rp107 juta untuk mendukung penanganan bencana nasional.(*)
