Ambisi Erick Thohir di Indonesia Sports Summit 2025: Produk Lokal Harus Naik Kelas, Investor Wajib Masuk

Indonesia-Sport-Summit-2025
Menpora Erick Thohir dalam ISS 2025 menargetkan produk lokal Indonesia naik kelas dan menguasai pasar domestik yang sangat besar, menantang dominasi jenama global. Foto: Screenshot/IG @erickthohir

​”Jadi nomor satu, kami introspeksi diri, di mana kami bukan memimpin tapi mengayomi. Yang kedua, tidak mungkin juga kami bertransformasi tanpa dukungan pengambil kebijakan,” jelas Erick.

​Acara yang berlangsung hingga Minggu (7/12) ini mempertemukan pemangku kebijakan (kementerian/lembaga) dengan pelaku industri, investor, atlet, hingga puluhan komunitas dan jenama olahraga.

​Sejumlah agenda seperti diskusi panel, pameran industri, dan job fair diadakan untuk menciptakan peluang baru. Menumbuhkan pola pikir maju (mindset) di Kemenpora dan pelaku industri.

Baca Juga:Reshuffle Kabinet Jilid II: Erick Thohir Jadi Menpora, Gantikan DitoCirebon Siapkan 100 UMKM Naik Kelas Global: Wawali Desak Kuasai Transaksi Nontunai dan Medsos

​Beberapa pemangku kepentingan (stakeholder) penting seperti FIFA, Garena, hingga PT GSI turut hadir untuk menjalin komunikasi dan jejaring.

​Daya Tarik Global: Nesta dan Cambiasso Kunjungi Miniatur Training Center IKN

​Daya tarik internasional ISS 2025 diperkuat dengan kehadiran dua legenda Serie A, Alessandro Nesta (AC Milan) dan Esteban Cambiasso (Inter Milan). Kehadiran mereka menunjukkan ISS menjadi platform global yang strategis.

​Seusai menjadi pembicara, Menpora Erick Thohir menyambut dan mengajak kedua mantan pesepak bola tersebut mengunjungi lapak FIFA.

​Di sana, mereka melihat miniatur fasilitas pusat pelatihan nasional sepak bola di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dikembangkan dengan dukungan dana hibah FIFA senilai Rp85,6 miliar.

​Menpora mengatakan, keterlibatan berbagai pihak. Termasuk publik figur dan stakeholder global, adalah sinyal kuat bahwa ISS menjadi ruang yang strategis untuk memajukan industri olahraga.

​”Yang kita inginkan adalah kita harus menjadi kekuatan baru di industri olahraga dunia,” tutupnya.(*)

0 Komentar