Tekan Pengangguran Cirebon-Indramayu, DPRD Jabar Beberkan Syarat Investasi Harus Padat Karya

Ilustrasi-Padat-Karya
Untuk menekan pengangguran di wilayah Cirebon-Indramayu, investasi yang masuk harus bersifat padat karya. Bukan hanya padat modal, demi menjamin penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal. Foto: Ilustrasi/Pixabay.con

​Daddy kemudian menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD—mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional—untuk memperkuat program penciptaan lapangan kerja.

​“Komunikasi yang baik dapat mempercepat penyelarasan kebijakan,” tegasnya.

​Ia juga menyoroti peran penting pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan di kabupaten dan kota melalui transfer ke daerah.

Menurutnya, kedekatan kepala daerah dengan pemerintah pusat menjadi salah satu faktor yang memperlancar masuknya dukungan anggaran.

Baca Juga:West Java Investment Summit 2025: Momentum Kota Cirebon Tingkatkan Daya Tarik InvestasiTembus Rp77,13 T, Investasi Jawa Barat Melejit 36,34%; Dedi Mulyadi: 666 Km Jalan Mulus Kunci Utama

​“Kerja sama lintas pemerintahan, baik eksekutif maupun legislatif, menjadi kunci agar program penciptaan lapangan kerja berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Cirebon dan Indramayu,” tutup Daddy.(*)

0 Komentar