Lawan Gempuran AI: Festival Literasi Cirebon 2025 Genjot Literasi Digital untuk Cirebon Setara 2029

Festival-Literasi-Kota-Cirebon
Pemkot Cirebon kembali menggelar Festival Literasi Kota Cirebon 2025 dengan visi melawan arus informasi digital dan gempuran Kecerdasan Buatan (AI). Foto: Ilustrasi/Pixabay.com

​CIREBONINSIDER.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon kembali menggelar Festival Literasi Kota Cirebon 2025 dengan visi yang lebih tajam dan strategis: melawan arus informasi digital sekaligus gempuran Kecerdasan Buatan (AI).

Mengusung tema ambisius “Menanam Ilmu, Mewujudkan Cirebon Setara dan Berkelanjutan 2029”, festival ini menjadi upaya konkret Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon dalam membentuk masyarakat yang cakap digital dan kritis.

​Berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Desember 2025, di Markas Dispusip Kota Cirebon. Acara ini bukan sekadar ajang promosi buku, melainkan ruang inklusif untuk membekali warga Cirebon dengan kemampuan literasi abad ke-21.

Baca Juga:Indramayu Gencarkan Literasi Digital Wajib di Sekolah, Lawan Hoaks dan Perkuat Citra Positif PendidikanDPRD Kabupaten Cirebon Wajibkan Kurikulum Lokal: Sejarah Cirebon vs Literasi Digital, Mana Prioritas?

​Literasi Digital dan Visi Cirebon Setara 2029

​Fokus utama Festival Literasi Cirebon 2025 adalah integrasi literasi tradisional dengan kecakapan digital, menjadikannya ‘senjata utama’ Pemkot Cirebon untuk mencapai kesetaraan pengetahuan pada visi Cirebon Setara 2029.

Festival ini menghadirkan pakar nasional seperti penulis dan pegiat literasi Kang Maman Suherman, serta para psikolog anak yang siap memberikan panduan di era digital.

​“Literasi kini meluas, tidak hanya soal membaca buku, tapi juga kemampuan memilah informasi, membedakan fakta dan hoaks, hingga berkreasi di ruang digital. Inilah pondasi penting untuk mewujudkan Cirebon yang setara dan berkelanjutan,” ujar perwakilan Dispusip.

​Rangkaian Kegiatan Kritis: Paduan Sejarah dan Teknologi

​Festival ini menawarkan rangkaian kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menargetkan partisipasi dari semua kelompok usia—mulai dari anak, remaja, hingga orang dewasa. Berikut adalah detail agenda per hari yang menjadi sorotan:

​Hari 1 – Senin, 8 Desember 2025

– ​Talkshow bersama Kang Maman Suherman: “Pelibatan Masyarakat dalam Gerakan Literasi dan Peningkatan Budaya Baca”- ​Bedah Buku Sejarah: “Buku Sejarah Peteng Sejarah Rante Martabak Tembung Wali…”

​Hari 2 – Selasa, 9 Desember 2025

– ​Bedah Naskah Kuno: Fokus pada pelestarian kearsipan dan identitas sejarah Cirebon.- ​Bedah Buku: “Negara Pustakawan Kertabumi…”

​Hari 3 – Rabu, 10 Desember 2025 (Fokus Utama Literasi Digital & AI)

– ​Workshop Relawan TIK: Literasi Digital- ​Workshop Rakit AI: Membekali peserta dengan skill praktis teknologi terkini.- ​Sharing dengan Psikolog Anak: “Generasi Keren di Zaman AI”

0 Komentar