NASIB 7.800 AWARDEE DITENTUKAN HARI INI, Kemenag Tekan LPDP Cairkan Beasiswa Ratusan Miliar

Ilustrasi-awarde-BIB-Kemenag
Puspenma Kemenag bersama LPDP Kementerian Keuangan sepakat mengencangkan ikat pinggang demi akselerasi penyaluran dana BIB. Hari ini, 5 Desember 2025, adalah batas akhir pengajuan pencairan seluruh komponen pendanaan. Foto: Ilustrasi/Pixabay.com

​CIREBONINSIDER.COM – Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan sepakat mengencangkan ikat pinggang demi akselerasi penyaluran dana Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).

Langkah mendesak ini dilakukan karena hari ini, 5 Desember 2025, adalah batas akhir pengajuan pencairan seluruh komponen pendanaan tahun anggaran 2025.

​Percepatan ini krusial untuk menjamin pembiayaan 7.800 lebih awardee, baik program gelar (degree) maupun non-gelar, dapat tersalurkan tepat waktu. Dana yang dicairkan mencakup biaya studi, biaya hidup, hingga tunjangan keluarga.

Baca Juga:KKN Mahasiswa PJJ PAI UIN SSC Beri Warna Baru, Latih Siswa SDN Pekalangan Pemanfaatan CanvaKESEMPATAN EMAS! Pemerintah Korsel Buka Beasiswa GKS untuk S1, S2, dan S3, Berikut Info Lengkapnya

​Urgensi Pelayanan Terbaik di Akhir Tahun Anggaran

​Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menegaskan bahwa akselerasi adalah kunci untuk menjamin seluruh pembiayaan beasiswa on-going maupun rekrutmen baru 2025 tersalurkan tanpa hambatan. Ia menekankan, batas waktu pengajuan pencairan di akhir tahun anggaran ini memaksa Kemenag dan LPDP bergerak cepat.

​”Ini adalah upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para awardee agar pembiayaannya tidak terlambat dibayarkan. Seluruh komponen, mulai dari biaya hidup, biaya studi, tunjangan buku, penelitian, bantuan publikasi jurnal Scopus, hingga tunjangan keluarga, harus segera diajukan,” terang Ruchman Basori.

​Dalam rekonsiliasi percepatan penyaluran beasiswa yang berlangsung di Jakarta pada 2-4 Desember 2025, Ruchman Basori secara tegas meminta para penerima beasiswa. Baik program gelar maupun non-gelar, untuk segera mengajukan pencairan sebelum tanggal 5 Desember 2025.

​Ia menjelaskan alur pencairan: “Sebelum diteruskan ke LPDP, terlebih dahulu akan diverifikasi secara ketat oleh Tim Verifikator dari PUSPENMA untuk kemudian diteruskan ke feeder LPDP.”

​Animo Pendaftar Tinggi, Kemenag Minta Tambahan Kuota LPDP

​Tak hanya membahas percepatan pencairan, Ruchman Basori juga memanfaatkan momen ini untuk meminta LPDP mengalokasikan tambahan pendanaan.

Permintaan ini didasarkan pada besarnya jumlah stakeholders di bawah naungan Kemenag yang membutuhkan Beasiswa Indonesia Bangkit, meliputi dosen, guru, ustadz, kyai, santri, siswa, mahasiswa, alumni, hingga pegawai Kemenag.

​Tingginya minat terhadap program ini terkonfirmasi dari data rekrutmen 2025. Total pendaftar BIB Kemenag untuk semua kategori mencapai 13.624 orang. Bahkan, 4.455 orang harus bersaing ketat untuk merebut hanya 230 kuota beasiswa S2 dan S3 Dalam Negeri.

0 Komentar