GEBRAKAN WABUP! Sidak Perumdam Indramayu, Transaksi Keuangan Disorot, Pasokan Air Kuningan Mandek

Sidak-Syaefudin-ke-Perumdam-Tirta-Darma-Ayu
Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin secara mendadak dan mengejutkan menggelar sidak ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu pada Senin (24/11/2025). Foto: Humas Indramayu

​CIREBONINSIDER.COM – Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin secara mendadak dan mengejutkan menggelar kunjungan kerja (Sidak) ke Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu pada Senin (24/11/2025).

Sidak ini menjadi gebrakan keras Wabup Syaefudin untuk meminta klarifikasi langsung mengenai transaksi keuangan Perumdam dan menyoroti kondisi pasokan air baku yang dinilai mandek jauh dari target.

​Kunjungan yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya ini sontak membuat Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, yang sedang berada di ruang kerjanya, terkejut.

Baca Juga:Indramayu Target Tanam 126.000 Ha, Wakil Bupati: Alsintan Kunci PercepatanDirut Baru Perumdam Tirta Darma Ayu Wajib Tanggung Beban Rp4 Miliar Per Bulan

​Wabup Syaefudin menjelaskan, meskipun isu transaksi keuangan yang dibayarkan ke perusahaan mitra sudah dikonfirmasi publik melalui konferensi pers, tapi dirinya perlu mendengarkan penjelasan langsung dari Dirut. Hal ini demi memastikan akuntabilitas dan transparansi badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut.

​“Penjelasan dari Direktur Utama tadi sudah memberikan gambaran tentang kondisi yang sebenarnya. Namun, langkah ini penting untuk memastikan kami mendapatkan informasi tepat dan akurat terkait transaksi keuangan yang menjadi sorotan publik,” tegas Wabup Syaefudin.

​Sorotan Kritis: Pasokan Air Kuningan Hanya Seperempat Target

​Selain masalah transparansi keuangan, fokus utama Wabup Syaefudin adalah mengevaluasi kinerja dan business plan Perumdam. Khususnya terkait ketersediaan air bersih.

Secara kritis, Wabup menyoroti pasokan air baku dari Kabupaten Kuningan yang saat ini sangat vital untuk Indramayu. Namun realisasinya dinilai jauh dari memadai.

​Syaefudin memaparkan data kesenjangan yang signifikan. Ia menyebut bahwa pasokan air baku yang seharusnya bisa mencapai 405 kubik per detik, saat ini hanya terealisasi di kisaran 96 hingga 97 kubik per detik.

​“Kondisi pasokan dari Kuningan untuk Perumdam ini sangat urgent. Jumlahnya masih sangat jauh dan kurang, hanya sekitar seperempat dari target,” ungkap Syaefudin

“Ini adalah masalah serius yang akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami untuk menjamin penyediaan air bersih bagi pelanggan,” imbuhnya.

Baca Juga:Pecah Rekor! Indramayu Raih Akselerasi RB Terbaik Jabar, Loncat Kelas dari Predikat B ke A- dalam 2 TahunPatung Soekarno di Indramayu "Patah Leher" Dihantam Tenda, Patung Hatta Ikut Diturunkan

​Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, mengakui pentingnya pasokan dari Kuningan. Ia menyatakan, pihaknya terus memberikan perhatian untuk memaksimalkan pasokan ini guna meningkatkan layanan dan kualitas air.

0 Komentar