DPR Puji 'Excellent Leadership' Mentan Amran: Swasembada Beras dan NTP Melonjak Signifikan

Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Foto: dok kementerian pertanian.

JAKARTA, CIREBONINSIDER.COM– Rapat Kerja (Raker) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) pada Senin (24/11/2025) menjadi ajang apresiasi luar biasa terhadap kinerja sektor pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Para anggota Komisi IV menilai Kementan telah mencetak “lompatan signifikan” yang berujung pada capaian swasembada beras dan peningkatan drastis kesejahteraan petani.

Pujian paling menonjol datang dari Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri (F-PDI Perjuangan), yang juga merupakan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (2001–2004).

Baca Juga:Mentan Amran Tegas Copot Eselon II dan III di Subang, Sewakan secara Ilegal Lahan Kementan 299 Hektare80% Susu Impor! Mentan Amran Puji Peternak Jember Jaga Kedaulatan Pangan

Rokhmin secara tegas menyebut kepemimpinan Amran sebagai “excellent” dan menandai “era baru kebangkitan pertanian Indonesia.”

“Selamat, ini era kebangkitan pertanian seperti prediksi kami waktu RDP pertama,” ujar Rokhmin, yang langsung disambut positif oleh peserta rapat.

Sorotan utama dalam Raker tersebut adalah capaian swasembada beras.

Komisi IV menilai prestasi ini bukan sekadar klaim, melainkan terbukti melalui temuan lapangan dari kunjungan kerja dan reses para anggota.

“Fakta di lapangan, dari kunjungan kerja dan reses, memang betul bahwa insyaAllah kita mencapai swasembada beras tahun ini dengan target produksi 34 sekian juta ton. Padahal konsumsi nasional hanya sekitar 31 koma something juta ton,” tegas Rokhmin dengan nada optimistis.

Selain produksi pangan, keberhasilan kebijakan perlindungan petani juga terekam jelas dari kenaikan signifikan Nilai Tukar Petani (NTP).

Peningkatan NTP: Data menunjukkan NTP melonjak dari 119 tahun lalu menjadi 124,3. Capaian ini dinilai sebagai bukti keberhasilan program Kementan yang berdampak langsung pada daya beli petani.

Efisiensi Anggaran yang Memuaskan BPK

Aspek manajemen anggaran Kementan turut mendapat apresiasi besar. Komisi IV menyoroti realisasi anggaran yang cepat, efisien, dan berdampak nyata di lapangan.

Baca Juga:RP10 T Cetak 400 Ribu Hektare Sawah Baru: Strategi Mentan Amran Tekan Harga Beras Zona 3Mentan Amran Siapkan Dana Rp371,6 T untuk Hilirisasi Pertanian: Ini Daftar Komoditas Utama

“Realisasi anggaran bulan Oktober mencapai 72% dan insyaAllah Desember kita mencapai 93,8%. Dalam kriteria BPK, 93,8 itu adalah prestasi yang bagus,” puji Rokhmin.

Mentan Amran dalam kesempatan tersebut memaparkan, progres realisasi anggaran hingga 20 November 2025 mencapai 72,29 persen dan diproyeksikan minimal mencapai 93 persen pada akhir tahun.

0 Komentar