CIREBONINSIDER.COM– Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah ajang resmi FIFA Series 2026 adalah kesempatan emas untuk menguji mental dan kualitas teknis Timnas Indonesia.
Program FIFA yang mempertemukan tim-tim lintas konfederasi ini disebut Erick Thohir sebagai “jalan terjal” sekaligus peluang strategis untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level global, khususnya dengan menghadapi lawan-lawan dari Afrika, Eropa, dan Amerika.
Kepercayaan ini sekaligus menjadi bukti peningkatan reputasi Indonesia di mata FIFA pasca-sukses menggelar Piala Dunia U-17 2023.
Baca Juga:PSSI Gerak Cepat, Buru Talenta Diaspora untuk Lini Serang Timnas GarudaInilah Perjalanan Karir Thom Haye, Pemain Timnas Indonesia yang Kini Direkrut Persib
Erick Thohir menekankan bahwa agenda utama dari keikutsertaan Timnas Garuda di FIFA Series adalah mengatasi keterbatasan jam terbang melawan tim di luar konfederasi Asia (AFC) yang selama ini mendominasi jadwal pertandingan.
“Ini adalah kesempatan besar yang harus kita manfaatkan untuk terus menguji dan menaikkan level Timnas. Dengan menghadapi lawan dari luar Asia secara rutin, para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis,” kata Erick Thohir, dikutip dari keterangan tertulis PSSI, Sabtu, 22 November 2025.
Melalui format FIFA Series, Timnas Indonesia dijadwalkan akan bertanding melawan perwakilan dari konfederasi CAF (Afrika), UEFA (Eropa), CONMEBOL (Amerika Selatan), CONCACAF (Amerika Utara/Tengah), hingga OFC (Oseania).
Format tersebut dinilai vital karena memungkinkan Timnas Indonesia mempelajari gaya permainan berbeda secara langsung: dari fisik dan kecepatan Afrika, disiplin taktis Eropa, kreativitas Amerika Selatan, hingga kecepatan tim CONCACAF.
Bukti Kepercayaan FIFA dan Dukungan Presiden Prabowo Subianto
Penunjukan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026 bersama delapan negara lain, termasuk Australia, Azerbaijan, dan Uzbekistan, disambut apresiasi besar oleh PSSI.
Penyelenggaraan ini akan berlangsung pada jendela pertandingan internasional FIFA bulan Maret dan April 2026.
“Saya mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan FIFA kepada Indonesia. Ini menunjukkan, FIFA melihat antusiasme federasi dan juga suporter Indonesia yang serius membangun sepak bola serta mampu menjadi tuan rumah event berskala global,” ujar Erick.
Baca Juga:KDM dan Erick Thohir Bahas Pendirian SSB dan Penyelenggaraan Liga 4 JabarIni Profil dan Pengalaman Alexander Thijs Jetse Zwiers, Dirtek PSSI yang Baru
Erick juga mengungkapkan bahwa penunjukan ini merupakan hasil lobi yang intensif dan tidak lepas dari peran penting dukungan pemerintah.
